Cara Mempersiapkan Bangunan Pada Cuaca Extreme

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) sudah mengeluarkan peringatan akan cuaca extreme untuk beberapa wilayah di indonesia terutama untuk wilayah jawa, bali, dan lain-lain. BMKG memperkirakan cuaca extreme ini akan berlansung pada bulan januari hingga februari mendatang.

Peringatan cuaca extreme tidak hanya pada kondisi hujan tetapi juga memungkinkan akan angin kencang, sehingga kita harus mempersiapkan diri dan hunian atau bangunan agar tetap tahan dengan konsisi cuaca extreme. Beberapa cara yang dapat kita lakukan untuk menghadapi cuaca extreme seperti:

1. Memeriksa kondisi saluran pembuangan air limbah (SPAL) seperti got atau yang lainnya.
salah satu seringnya penyebab terjadi banjir adalah buruknya kondisi saluran pembungan air, oleh sebab itu agar aman pada saat cuaca extreme pastikan saluran pembuangan air disekitar bangunan anda tetap dalam kondisi yang lancar.

2. Pastikan talang air hujan atap tetap dalam kondisi baik dan tidak rusak.
Agar tidak terjadinya turunnya air yang tidak pada tempatnya dari atap setiap bangunan memiliki saluran air hujan atau talang air hujan yang pada umumnya bermuara pada bak penampungan atau saluran pembuangan air, karenakan talang air yang selalu terkena sinar matahari dan hujan tidak jarang terjadingan pengeroposan pada talang air, sehingga mengakibatkan kebocoran.

3. Periksa kondisi atap.
Pemeriksaan pada atap bangunan sangat jarang dilakukan, mengingat posisi atap adalah bangian paling atas dari bangunan, sehingga saat kondisi atap yang sudah keropos hanya diketahui pada saat terjadinya hujan. Pada saat ini banyak jenis atap yang dapat memberikan kenyamanan bertahun-tahun dengan kondisi anti korosi, sebagai contoh atap upvc, dengan berbahan pcv yang dapat menyerap panas dan termasuk salah satu bahan anti korosi, sehingga dapat sangat meminimalisir tingkat kebocoran pada atap.

4. Pastikan kondisi skrup atau paku pada atap.
Korosi salah satu musuh dari atap, apalagi atap yang terbuat dari seng atau bahan lainnya yang dapat berkarat, korosi terjadi tidak hanya pada atap tetapi dapat terjadi juga pada paku atau skrup atap, korosi dapat mengakibatkan pengikiran pada paku atau skrup sehingga memeberikan rongga untuk air dapat masuk. Karena masalah ini beberapa produsen atap memproduksi seal roofing sebagai pelindung paku atau skrup.

Pemeriksaan secara berkala pada bangunan akan memberikan kenyamanan bagi penghuni, dengan pemilihan produk bangunan yang baik dan menjamin kualitas juga salah satu hal yang terpenting bagi dayatahan bangunan.