Perbedaan Harga Jual Atap di Indonesia

Penggunaan atap sangat penting bagi bangunan, banyak pilihan atap bangunan mulai dari jenis, bahan, serta harga. Di Indonesia merupakan kawasan dengan iklim tropis, dengan tingkat curah hujan yang tinggi di beberapa daerah atau tingkat suhu yang tinggi di daerah lainnya disertakan perubahan cuaca mendadak yang sering terjadi.

Tidak jarang dalam sehari di daerah indonesia akan terjadi perubahan cuaca secra mendadak dan berubah-ubah. Untuk menghasilkan bangunan yang nyaman, sejuk serta tahan lama tentu lebih baik menggunakan bahan dengan kualitas terbaik. Berikut kami rangkum jenis-jenis atap dan harga jual yang digunakan di Indonesia serta perkiraan harga.

1. Seng Gelombang : Rp. 50.000 sampai dengan Rp. 120.000
2. Seng Galvalum : Rp. 110.000 sampai dengan Rp. 8.300.000
3. Genteng Metal : Rp. 25.000 sampai dengan Rp. 35.000
4. Genteng Pasir : Rp. 50.000 sampai dengan Rp. 90.000
5. Atap Asbes : Rp. 25.000 sampai dengan Rp. 100.000
6. Atap UPVC Berongga : Rp. 70.000 sampai sengan Rp. 300.000
7. Atap UPVC Serat : Rp. 150.000 sampai dengan Rp. 350.000
*harga belum termasuk syarat dan ketentuan

Namum seiring berjalannya teknologi, banyak jenis atap sudah diperbaharui mulai dari daya tahan, pengurangan tingkat racun, daya tahan suara serta perlindungan dari sinar UV. Salah satu atap dengan teknologi tersebut adalah atap upvc, dengan pembaharuan dari kekurangan atap-atap sebelumnya atap upvc termasuk jenis atap yang paling cocok di wilayah Indonesia.